Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Friday, September 18, 2026

Bapas Surakarta Tetap Layani Masyarakat di Tengah Kebijakan Efisiensi



Surakarta
— Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta tetap memastikan pelayanan kepada masyarakat dan klien berjalan optimal pada Jumat (18/9/2026), di tengah penerapan kebijakan efisiensi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan tetap terselenggaranya seluruh layanan sesuai dengan tugas dan fungsi Bapas. Pelayanan diberikan secara tertib dengan tetap mengedepankan kualitas dan kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan pelayanan turut didukung oleh peserta program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dari bagian fasilitatif. Selain itu, Bapas Surakarta juga melibatkan satu mahasiswa magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan dua mahasiswa magang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Keterlibatan peserta magang tersebut membantu mendukung kelancaran aktivitas pelayanan dan administrasi di lingkungan Bapas Surakarta.

Di tengah penyesuaian pola kerja melalui Work From Home (WFH), pelaksanaan tugas substantif pemasyarakatan tetap berjalan. Para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) tetap melaksanakan tugas sesuai penugasan, termasuk penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas). Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan substantif kepada klien tetap berlangsung sesuai kebutuhan.

Seluruh layanan yang menjadi tugas dan fungsi Bapas Surakarta tetap diberikan kepada masyarakat dan klien. Pelayanan administrasi maupun layanan substantif dilaksanakan dengan memperhatikan ketertiban, ketepatan, serta standar pelayanan yang berlaku. Dengan dukungan seluruh jajaran, pelayanan tetap berjalan secara optimal tanpa mengalami gangguan meskipun terdapat kebijakan efisiensi.

Bapas Kelas I Surakarta terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik dalam setiap kondisi. Efisiensi diterapkan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Melalui sinergi antara pegawai, peserta MagangHub, dan mahasiswa magang, pelayanan kepada masyarakat dan klien tetap berjalan secara prima.


Thursday, September 17, 2026

Jaga Konsistensi Pelayanan, Bapas Kelas I Surakarta Gelar Piket Rutin di MPP Karanganyar

 


​Karanganyar — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta kembali menyiagakan personelnya dalam agenda piket rutin di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karanganyar pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan berkala ini terus dijalankan guna memastikan akses informasi dan pelayanan pemasyarakatan bagi masyarakat tetap berjalan tertib, lancar, serta transparan.


​Dalam penugasan harian tersebut, petugas beserta peserta magang Bapas Surakarta secara aktif mendampingi dan memberikan petunjuk layanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain melayani warga, personel piket juga secara konsisten menyusun jurnal laporan harian sebagai bentuk akuntabilitas dan kerapian administrasi.


​Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya di MPP Karanganyar merupakan wujud komitmen pelayanan publik yang berkelanjutan. Ia berpesan agar seluruh petugas piket senantiasa mempertahankan kedisiplinan, ketelitian, serta ketanggapan dalam menjalankan tugas harian.


Dukung Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Publik, Bapas Surakarta Ikuti Sosialisasi Pedoman Evaluasi Kebijakan

 

Surakarta– Dalam upaya mewujudkan tata kelola kebijakan publik yang berkualitas, responsif, dan berbasis bukti, Pusat Strategi Kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ikuti kegiatan Sosialisasi Pedoman Analisis dan Evaluasi Kebijakan pada Kamis (17/9/2026).


Kegiatan ini secara resmi mengenalkan berlakunya Pedoman Analisis dan Evaluasi Kebijakan Nomor M.IP-32.PR.02.01 Tahun 2026, yang merupakan pedoman teknis turunan dari Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Permenimipas) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Kebijakan Publik.


Sosialisasi ini bertujuan untuk menilai kinerja peraturan di bawah Undang-Undang secara sistematis. Hasil dari evaluasi regulasi ex-post ini menjadi elemen kunci dalam mengukur Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) serta penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) di lingkungan kementerian.


Pelaksanaan evaluasi dilakukan menggunakan metode pendekatan 6 (enam) dimensi utama, yang meliputi:

1. Dimensi Pancasila

2. Ketepatan Jenis Peraturan Perundang-undangan

3. Potensi Disharmoni Pengaturan

4. Kejelasan Rumusan

5. Kesesuaian Norma dengan Asas Materi Muatan

6. Efektivitas Pelaksanaan


Dari hasil evaluasi 6 dimensi tersebut, akan dihasilkan tiga kategori rekomendasi tindak lanjut utama, yaitu meneruskan, mengubah, atau mencabut peraturan. Rekomendasi tersebut selanjutnya dapat dieksekusi melalui langkah regulatif (perubahan aturan) maupun non-regulatif, seperti sosialisasi dan penguatan program.


Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menegaskan bahwa pemahaman atas pedoman ini sangat penting untuk mendukung operasional dan akuntabilitas di tingkat satuan kerja. "Pemahaman pedoman evaluasi kebijakan ini sangat relevan untuk menunjang kelancaran administrasi Bapas Kelas I Surakarta, khususnya dalam memastikan penyusunan laporan harian, pengelolaan keuangan, dan pengisian aplikasi e-Monev dilakukan secara akuntabel serta sejalan dengan arahan pusat," jelas Unggul.


Sebagai tindak lanjut, Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen untuk terus memantau efektivitas regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) internal, serta menyebarluaskan materi evaluasi kebijakan ini kepada seluruh petugas di lingkungan Bapas Surakarta.



PESERTA MAGANGHUB BAPAS KELAS I SURAKARTA LAKSANAKAN PIKET POS BAPAS DI LAPAS KELAS IIA SRAGEN

Sragen, Kamis, 17 September 2026 – Peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan yang bertugas di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan piket di Pos Bapas Lapas Kelas IIA Sragen pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program magang untuk memberikan pengalaman kerja secara langsung dalam bidang pelayanan dan pembimbingan kemasyarakatan.


Dalam kegiatan tersebut, peserta magang turut membantu pelaksanaan pelayanan dan penerimaan klien pemasyarakatan yang datang ke Pos Bapas. Kegiatan meliputi penerimaan klien, membantu proses administrasi, serta memberikan pelayanan dan arahan sesuai dengan kebutuhan klien. Pelaksanaan piket dilakukan dengan mengedepankan sikap ramah, disiplin, sopan, dan bertanggung jawab guna mendukung kelancaran pelayanan kepada klien pemasyarakatan.


Melalui kegiatan ini, peserta MagangHub memperoleh pengalaman dan pemahaman mengenai tata cara pelayanan serta penerimaan klien di Pos Bapas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja pemasyarakatan.


Dengan terlaksananya kegiatan piket Pos Bapas di Lapas Kelas IIA Sragen, diharapkan peserta MagangHub dapat memahami tugas dan fungsi pelayanan Bapas secara lebih mendalam serta turut mendukung pelaksanaan pelayanan yang tertib, profesional, dan humanis kepada klien pemasyarakatan.

Kunjungan Dosen Pembimbing dalam Pelaksanaan Magang Mahasiswa di Bapas Surakarta


Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta menerima kunjungan dosen pembimbing dalam rangka monitoring sekaligus penyerahan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di Bapas, Kamis (17/9).

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak Bapas yang disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Miranti Nilasari. Dalam sambutannya, Miranti menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dr. Adriana Grahani Firdausy, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing beserta mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan magang di Bapas Kelas I Surakarta.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing secara resmi menyerahkan mahasiswa bimbingannya kepada pihak Bapas untuk mengikuti rangkaian kegiatan magang. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan borang penilaian kepada pihak Bapas yang akan digunakan sebagai instrumen penilaian dan evaluasi mahasiswa selama melaksanakan kegiatan magang di lingkungan instansi.

Selama mengikuti program magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan di Bapas yang disesuaikan dengan mata kuliah yang direkognisi. Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sekaligus memperkuat keterkaitan antara pengetahuan akademik yang diperoleh selama perkuliahan dengan penerapannya di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Miranti Nilasari turut memberikan penjelasan mengenai tugas dan fungsi Bapas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta melaksanakan pembimbingan, pendampingan, dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan. Selain itu, disampaikan pula peran Bapas dalam pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi antara Dosen Pembimbing, pihak Bapas, dan mahasiswa terkait teknis pelaksanaan magang serta mata kuliah yang direkognisi. Diskusi difokuskan pada keterkaitan antara kegiatan yang akan diikuti mahasiswa selama berada di Bapas dengan capaian pembelajaran dari masing-masing mata kuliah.

Melalui kunjungan dan koordinasi tersebut, diharapkan pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa di Bapas Kelas I Surakarta dapat berjalan secara optimal, sekaligus memberikan pengalaman dan pemahaman praktis yang relevan dengan bidang akademik serta mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.


Wednesday, September 16, 2026

Bapas Kelas I Surakarta Laksanakan Bimbingan Kepribadian Kristen dan Katholik bagi Klien Pemasyarakatan


Surakarta-  Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan Bimbingan Kepribadian Kristen dan Katholik bagi klien pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya pembimbingan dan pendampingan dalam membantu klien menjalani proses reintegrasi.


Dalam kegiatan tersebut, klien mendapatkan bimbingan yang berfokus pada penguatan nilai-nilai kepribadian dan kehidupan spiritual melalui penyampaian materi serta refleksi yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai Agama Kristen dan Katholik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan dengan komunikatif dan menarik sehingga klien merasa antusias serta mengikuti proses bimbingan dengan baik.


Kegiatan tersebut diikuti pula oleh peserta MagangHub dengan didampingi dan diarahkan oleh Pegawai Bapas kelas 1 Surakarta. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman secara langsung mengenai pelaksanaan pembimbingan kepribadian bagi klien pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pembinaan spiritual dan penguatan karakter.


Kegiatan Bimbingan Kepribadian Kristen dan Katholik berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui kegiatan pembimbingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan klien dapat memperkuat nilai-nilai positif dalam dirinya, meningkatkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, serta mampu kembali berperan secara positif di lingkungan keluarga dan masyarakat.


Tuesday, September 15, 2026

Bapas Surakarta Dampingi Diversi ABH pada Tahap Penyidikan di Polresta Surakarta


Surakarta — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melalui Pembimbing Kemasyarakatan (PK) melaksanakan pendampingan upaya Diversi terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial AT di Polresta Surakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tahap penyidikan dalam perkara kekerasan yang melibatkan Anak sebagai pihak yang berhadapan dengan hukum. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Pembimbing Kemasyarakatan dalam memastikan proses penanganan perkara Anak tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi Anak.


Dalam kegiatan tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan Muda Fitri Pramustikasari bersama Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Sri Sulistyani hadir untuk memberikan pendampingan kepada Anak. Diversi dilaksanakan dengan melibatkan Anak didampingi orang tua, korban, keluarga korban, Penasihat Hukum, serta pihak-pihak terkait lainnya. Pembimbing Kemasyarakatan turut menyampaikan rekomendasi berdasarkan hasil Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai bahan pertimbangan dalam proses Diversi.


Pelaksanaan Diversi dilakukan melalui musyawarah dengan mengedepankan penyelesaian perkara di luar proses peradilan pidana. Proses tersebut juga memperhatikan kepentingan terbaik bagi Anak sekaligus pemulihan terhadap korban akibat peristiwa yang terjadi. Melalui musyawarah yang dilakukan secara bersama-sama, para pihak akhirnya mencapai kesepakatan Diversi secara damai.


Kesepakatan Diversi yang dicapai berupa perdamaian antara Anak dan korban dengan kewajiban untuk mengganti biaya pengobatan yang timbul akibat peristiwa tersebut. Kesepakatan tersebut diterima oleh para pihak dan selanjutnya dituangkan dalam berita acara serta dokumen kesepakatan Diversi. Seluruh pihak diharapkan dapat melaksanakan kesepakatan tersebut secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.


Bapas Kelas I Surakarta akan terus mendukung pelaksanaan penyelesaian perkara Anak melalui pendekatan Diversi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pendampingan Pembimbing Kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan terhadap Anak sekaligus mendorong penyelesaian perkara yang memperhatikan kepentingan korban. Hasil kesepakatan Diversi selanjutnya menjadi bagian yang ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak.