Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Wednesday, June 17, 2026

Perkuat Pembimbingan dan Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan, Bapas Surakarta Perpanjang Kerja Sama dengan YIBB-RSM

 

Perkuat Pembimbingan dan Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan, Bapas Surakarta Perpanjang Kerja Sama dengan YIBB-RSM

Surakarta – Upaya memperkuat pembimbingan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan terus dilakukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah dengan melakukan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar (YIBB-RSM), yang ditandatangani di Aula Bapas Kelas I Surakarta, Rabu (17/6/2026).




Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, jajaran pejabat struktural dan pegawai Bapas Surakarta, Ketua Pengurus Daerah YIBB-RSM, serta sejumlah Klien Pemasyarakatan. Perpanjangan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi penguatan peran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pembimbingan, pendampingan, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan klien.

Dalam sambutannya, Unggul Widiyo Saputro menegaskan bahwa keberhasilan proses pemasyarakatan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi sosial dan lembaga masyarakat, guna menciptakan lingkungan yang mendukung proses perubahan perilaku serta reintegrasi sosial bagi Klien Pemasyarakatan.

Menurutnya, kemitraan yang terjalin antara Bapas Surakarta dan YIBB-RSM selama ini telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung program pembimbingan kemasyarakatan. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan bersama menjadi sarana bagi klien untuk memperoleh pendampingan, penguatan motivasi, serta bekal keterampilan yang dapat digunakan sebagai modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Pemasyarakatan pada hakikatnya tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga pada upaya pembinaan dan pemberdayaan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan mitra strategis seperti YIBB-RSM menjadi sangat penting untuk memastikan klien mendapatkan dukungan yang komprehensif dalam proses reintegrasi sosial,” ujar Unggul.

Perpanjangan kerja sama ini juga menjadi bentuk komitmen kedua belah pihak dalam memperluas cakupan layanan bagi Klien Pemasyarakatan. Ke depan, sinergi yang dibangun diharapkan mampu mendukung pelaksanaan berbagai program rehabilitasi sosial, pembinaan kepribadian, pengembangan keterampilan, hingga penguatan kemandirian klien agar lebih siap menjalani kehidupan secara produktif dan bertanggung jawab di lingkungan masyarakat.

Ketua Pengurus Daerah YIBB-RSM menyambut baik kelanjutan kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan yayasan untuk terus mendukung program-program pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan sosial. Menurutnya, pemberdayaan dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan kunci penting dalam membantu klien membangun kembali kepercayaan diri dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Penandatanganan perpanjangan PKS berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen Bapas Surakarta dan YIBB-RSM untuk terus bersinergi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan ini, Bapas Kelas I Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pembimbingan kemasyarakatan yang profesional dan berdampak nyata, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung terwujudnya tujuan pemasyarakatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Bapas Surakarta Ikuti Sosialisasi Layanan PK Bangkom BPSDM Imipas




Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta mengikuti kegiatan Sosialisasi Layanan Permohonan Kegiatan Pengembangan Kompetensi (PK Bangkom) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (BPSDM Imipas) secara virtual pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dari Aula Bapas Kelas I Surakarta tersebut diikuti oleh Kasubag Tata Usaha, Kasi Bimbingan Klien Dewasa, Kaur Kepegawaian, Kaur Umum, serta staf kepegawaian sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan absensi peserta, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Plt. Kepala BPSDM Imipas, Dr. Muhammad Tito Andrianto, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan organisasi yang semakin dinamis. Oleh karena itu, setiap satuan kerja diharapkan dapat memanfaatkan layanan PK Bangkom secara optimal guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi dengan menghadirkan narasumber dari BPSDM Imipas. Sesi pertama disampaikan oleh Pujo Harinto, Bc.I.P., S.Sos., M.Si., selaku Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai kebijakan, prosedur, serta mekanisme pengajuan kegiatan pengembangan kompetensi yang terintegrasi melalui layanan PK Bangkom. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya perencanaan kebutuhan kompetensi yang selaras dengan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja.

Sementara itu, sesi kedua disampaikan oleh Dede Kurnia Supriatna, salah satu tim pengembang aplikasi PK Bangkom BPSDM Imipas. Dalam paparannya, peserta diberikan penjelasan teknis terkait fitur-fitur aplikasi, alur pengajuan layanan, hingga langkah-langkah operasional yang harus dilakukan oleh operator kepegawaian di tingkat Unit Pelaksana Teknis maupun Kantor Wilayah. Penjelasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan operator dalam mengelola proses pengembangan kompetensi secara efektif dan akuntabel.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi layanan maupun kendala teknis yang mungkin dihadapi dalam penggunaan aplikasi. Para narasumber memberikan penjelasan secara komprehensif sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai tata kelola layanan PK Bangkom.

Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi pegawai merupakan investasi penting bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap sistem dan mekanisme PK Bangkom akan membantu satuan kerja dalam merencanakan serta mengelola kebutuhan peningkatan kompetensi pegawai secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bapas Kelas I Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kompetensi pegawai sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia pemasyarakatan yang unggul, profesional, dan berintegritas. Diharapkan implementasi layanan PK Bangkom dapat semakin optimal sehingga mendukung peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat

Sunday, June 7, 2026

Kabapas Surakarta Tekankan Integritas, Disiplin, dan Pelayanan Prima dalam Apel Pegawai




Surakarta – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, memimpin apel pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Bapas Kelas I Surakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan serta memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Unggul Widiyo Saputro menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pelaksanaan tugas kedinasan. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dibangun melalui sikap profesional, jujur, dan bertanggung jawab yang ditunjukkan oleh setiap pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari.

"Setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi. Integritas bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga bagaimana kita mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan menjadi teladan dalam bekerja," ujar Unggul dalam arahannya.

Selain menekankan pentingnya integritas, Kabapas Surakarta juga mengingatkan seluruh pegawai untuk terus menjaga kedisiplinan dan meningkatkan etos kerja. Ia menilai bahwa disiplin menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai target kinerja. Oleh karena itu, seluruh pegawai diharapkan mampu melaksanakan tugas secara optimal, tepat waktu, serta senantiasa berorientasi pada hasil yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Unggul juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang positif di lingkungan kantor. Ia mengajak seluruh pegawai untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama antarbidang guna menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kolaborasi yang baik antar seluruh unsur organisasi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Bapas memiliki peran strategis dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, khususnya dalam pembimbingan, pendampingan, pengawasan, dan pelayanan terhadap klien Pemasyarakatan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.

Apel pagi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan rasa tanggung jawab seluruh pegawai terhadap tugas yang diemban. Kabapas berharap setiap jajaran mampu bekerja dengan penuh dedikasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan apel berlangsung dengan khidmat dan diikuti secara antusias oleh seluruh pegawai. Melalui arahan yang disampaikan, diharapkan seluruh jajaran Bapas Kelas I Surakarta semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan dipercaya oleh masyarakat.

Bapas Surakarta Perkuat Strategi Komunikasi untuk Membangun Citra Positif Pemasyarakatan




Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta mengikuti kegiatan Penguatan Strategi Komunikasi Pemasyarakatan dalam rangka Peningkatan Pelaksanaan Membangun Citra dan Reputasi Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat struktural yang membidangi kehumasan serta tim humas pada Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang digagas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi publik Pemasyarakatan. Melalui penguatan strategi komunikasi yang efektif, diharapkan setiap satuan kerja mampu membangun citra positif institusi secara berkelanjutan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Materi disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dan Arkam, yang mengulas berbagai strategi komunikasi publik, pengelolaan informasi, serta optimalisasi peran kehumasan dalam mendukung pembangunan reputasi institusi. Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa citra positif Pemasyarakatan harus dibangun melalui penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Setiap satuan kerja didorong untuk secara aktif mempublikasikan program, inovasi, capaian kinerja, serta berbagai praktik baik yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

Selain itu, narasumber juga menyoroti pentingnya menciptakan keseimbangan informasi di ruang publik dengan memperbanyak publikasi kegiatan positif. Langkah tersebut dinilai penting agar persepsi masyarakat terhadap Pemasyarakatan tidak hanya terbentuk dari pemberitaan yang bersifat negatif, melainkan juga dari berbagai keberhasilan dan kontribusi nyata yang telah dilakukan jajaran Pemasyarakatan. Publikasi yang terencana, masif, dan berkesinambungan diyakini mampu menghadirkan gambaran yang lebih utuh mengenai kinerja Pemasyarakatan kepada masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa keberhasilan fungsi kehumasan memerlukan dukungan penuh dari pimpinan satuan kerja, baik melalui kebijakan, pembinaan, maupun penyediaan sarana pendukung. Dukungan tersebut menjadi semakin penting mengingat hingga saat ini belum terdapat jabatan fungsional khusus kehumasan pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan serta belum tersedianya alokasi anggaran yang secara spesifik diperuntukkan bagi kegiatan kehumasan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan media, publikasi, dokumentasi, dan komunikasi publik. Dengan strategi komunikasi yang semakin kuat dan terarah, diharapkan berbagai program serta kinerja Pemasyarakatan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat, sehingga mampu mendukung terwujudnya citra Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan terpercaya.

Monday, June 1, 2026

BAPAS SURAKARTA GELAR UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN SEMANGAT PERSATUAN DAN PELAYANAN BERLANDASKAN NILAI PANCASILA

 



Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Senin (1/6). Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Bapas Surakarta tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan berlangsung dengan khidmat, tertib, serta penuh semangat kebangsaan.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widyo Saputro, memimpin jalannya upacara yang sederhana namun sarat makna. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", sebagai refleksi atas pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dunia.

Dalam amanatnya, Unggul Widyo Saputro membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global. Di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang dimiliki Indonesia, Pancasila terbukti menjadi fondasi kokoh yang mempersatukan seluruh elemen bangsa serta menjadi jangkar moral dalam menghadapi berbagai dinamika dan perubahan zaman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai-nilai musyawarah, kemanusiaan, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, seluruh jajaran Bapas Kelas I Surakarta diajak untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, khususnya dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas kepada masyarakat. Semangat gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap martabat manusia menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar nilai-nilai luhur Pancasila senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan semangat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas serta mendukung pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Monday, May 25, 2026

Kabapas Surakarta Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima dalam Apel Pagi Pegawai

 


SURAKARTA — Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Surakarta, Unggul Widyo Saputro, kembali menegaskan pentingnya menjaga integritas dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam pelaksanaan apel pagi pegawai. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen penguatan budaya kerja profesional dan bersih di lingkungan Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Unggul mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjalankan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pelayanan prima, serta menjaga nama baik institusi melalui kinerja yang akuntabel dan humanis. Ia juga menekankan agar tidak ada praktik pungutan liar maupun bentuk penyimpangan lain yang dapat merugikan organisasi dan mencederai kepercayaan publik.

“Pelayanan kepada masyarakat harus dilaksanakan secara maksimal, profesional, dan berintegritas. Jangan sampai ada pungli ataupun tindakan menyimpang lainnya yang dapat merugikan organisasi serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” tegas Unggul di hadapan seluruh peserta apel.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penguatan integritas harus menjadi komitmen bersama seluruh pegawai, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas di lingkungan Pemasyarakatan. Menurutnya, pelayanan publik yang bersih dan transparan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Apel pagi tersebut menjadi momentum penguatan disiplin dan evaluasi kinerja pegawai agar seluruh pelaksanaan tugas di lingkungan Balai Pemasyarakatan Kelas I Surakarta dapat berjalan optimal, profesional, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Wednesday, May 20, 2026

Semangat Harkitnas 2026 Menggema di Bapas Surakarta, Perkuat Pengabdian dan Kepedulian terhadap Generasi Bangsa




Surakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Balai Pemasyarakatan Kelas I Surakarta melaksanakan upacara peringatan yang berlangsung khidmat di halaman kantor Bapas Surakarta pada Rabu pagi (20/05). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta peserta magang dengan penuh semangat nasionalisme dan rasa tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan.

Upacara berlangsung tertib dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Bapas Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menyampaikan amanat pimpinan yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah perkembangan zaman dan tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa tema Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi refleksi bersama akan pentingnya membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Semangat kebangkitan nasional tidak hanya dimaknai sebagai mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Bapas Surakarta juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga solidaritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan. Menurutnya, kebangkitan bangsa dapat dimulai dari lingkungan kerja yang solid, penuh integritas, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, amanat pembina upacara, serta doa bersama. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan sikap disiplin dan penuh khidmat, mencerminkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai Bapas Surakarta untuk memperkuat nilai pengabdian, menumbuhkan semangat kerja yang produktif, serta meningkatkan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. Dengan semangat Harkitnas, Bapas Surakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan nasional.