Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Wednesday, October 28, 2026

BNN Kota Surakarta Beri Penyuluhan Bahaya Sabu dan Ganja ke Klien Bapas Surakarta: Zat Tetap Aktif Meski Pemakaian Berhenti


Surakarta
— Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta menggelar kegiatan penyuluhan dan pembekalan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada sejumlah klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Surakarta. Acara edukatif ini dilaksanakan di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Penyuluhan ini menitikberatkan pada pemahaman mendalam tentang dampak jangka panjang narkotika, khususnya jenis sabu dan ganja. Salah satu poin krusial yang disampaikan oleh narasumber dari BNN Kota Surakarta adalah penjelasan medis dan psikologis bahwa residu serta dampak zat adiktif dari sabu dan ganja ternyata masih dapat tetap aktif di dalam tubuh dan memengaruhi fungsi otak, meskipun seseorang telah berhenti menggunakannya dalam jangka waktu tertentu.

Oleh karena itu, pemulihan mental dan fisik secara menyeluruh sangat dibutuhkan oleh para mantan pengguna agar terhindar dari ancaman relaps (kambuh kembali) serta kerusakan organ lanjutan.

Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah klien Bapas Surakarta ini berlangsung dengan tertib, interaktif, dan lancar dari awal hingga akhir acara. Para peserta tampak antusias menyimak pemaparan materi serta aktif berdiskusi seputar upaya menjaga pola hidup sehat dan bersih dari narkoba demi masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan sinergi antara BNN Kota Surakarta dan Bapas Surakarta ini, diharapkan para klien dapat semakin termotivasi untuk menjalani proses reintegrasi sosial secara positif serta berkomitmen kuat untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Tuesday, October 27, 2026

Bapas Surakarta Gelar Launching Sinyal Pas dan Penandatanganan Kerja Sama Strategis untuk Optimalisasi Reintegrasi Sosial

 Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Membumikan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) melalui Sistem Integrasi Pelayanan Klien Pemasyarakatan (Sinyal Pas)" pada Selasa, 27 Oktober 2026. Acara yang berlangsung secara khidmat ini dipusatkan di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Agenda utama kegiatan tersebut meliputi peluncuran inovasi strategis Sinyal Pas sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama lintas instansi.

Kegiatan bernilai penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Tengah bersama jajaran pimpinan Bapas Surakarta. Selain itu, hadir pula sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) se-Solo Raya untuk memberikan dukungan penuh. Kehadiran para pimpinan instansi tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan integrasi bagi klien pemasyarakatan.

Acara ini juga turut dihadiri oleh berbagai mitra kerja Bapas Surakarta serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam kesempatan tersebut, Bapas Surakarta resmi menjalin kerja sama formal dengan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Rumah Kreatif BUMN Surakarta, Yayasan Lentera Bangsa Indonesia Sragen, dan Kelurahan Jebres Surakarta. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pembimbingan dan pemberdayaan ekonomi klien agar berasimilasi secara optimal di tengah masyarakat.

Kegiatan ini semakin bermakna dengan hadirnya para Klien Pemasyarakatan Bapas Surakarta secara langsung di lokasi acara. Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan bantuan sosial serta bantuan layak hidup guna meringankan beban ekonomi para klien. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menunjang proses kemandirian dan kesejahteraan hidup mereka.

Inovasi Sinyal Pas sendiri dirancang sebagai terobosan untuk mengintegrasikan pelayanan klien pemasyarakatan secara terstruktur, berbasis data, dan kolaboratif. Melalui sistem ini, Bapas berperan sebagai penghubung dan orkestrator yang mempertemukan kebutuhan klien dengan sumber daya serta dukungan dari berbagai stakeholder. Pelaksanaan Sinyal Pas mencakup integrasi data melalui Akses Data Satu Pintu (AD1), asesmen individu, hingga pelatihan keterampilan yang tepat sasaran.

Melalui rangkaian layanan yang terintegrasi, Sinyal Pas juga mengoptimalkan website SIBARATA sebagai sarana pemasaran hasil karya dan produk usaha klien pemasyarakatan. Hal tersebut bertujuan untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta menekan risiko pengulangan tindak pidana di masyarakat. Dengan dukungan penuh para pemangku kepentingan, inovasi ini diharapkan mampu mewujudkan klien pemasyarakatan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Sunday, October 25, 2026

Tingkatkan Profesionalisme ASN, Bapas Surakarta Ikuti Sosialisasi Manajemen Talenta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

 SURAKARTA — Jajaran Bapas Kelas I Surakarta mengikuti Kegiatan Sosialisasi Manajemen Talenta di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, pada Jumat (23/10/2026).

​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, bersama jajaran pegawai di lingkungan Bapas Surakarta.

​Sosialisasi yang digelar oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berkualitas melalui penerapan sistem merit. Langkah strategis ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 20 Tahun 2025.

​Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dr. Asep Kurnia, S.H., M.M. Dalam arahannya, Dr. Asep menyampaikan pemaparan materi mengenai pentingnya manajemen talenta sebelum dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

​Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh serta mengimplementasikan kebijakan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN sesuai petunjuk teknis kementerian. Pihaknya juga mendorong seluruh pegawai Bapas Surakarta untuk terus meningkatkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guna mendukung pemetaan talenta yang objektif dan transparan.

Thursday, October 22, 2026

Tim Pokja Komunikasi Publik Ditjenpas Liput Kinerja Bapas Surakarta


 Surakarta, 22 Oktober 2026 – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menerima kunjungan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Komunikasi Publik Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan pada Kamis (22/10). Kunjungan yang berlangsung pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan di ruang kerja Kepala Bapas Kelas I Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat publikasi dan dokumentasi kinerja Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Ketua Tim Pokja Komunikasi Publik, J.P. Budi Waskito, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melaksanakan peliputan dan dokumentasi kinerja Pemasyarakatan. Kegiatan ini juga dilakukan untuk mendukung semangat Dua Tahun Kerja Nyata serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui peliputan tersebut, berbagai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan diharapkan dapat tersampaikan secara informatif kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim melaksanakan peliputan dan dokumentasi terhadap klien pemasyarakatan yang sedang menjalankan kewajiban wajib lapor di Bapas Kelas I Surakarta. Selain itu, tim juga melaksanakan audiensi bersama Kepala Bapas dan jajaran untuk membahas pelaksanaan fungsi kehumasan serta optimalisasi publikasi kinerja instansi. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dalam menyampaikan informasi positif mengenai pelayanan dan pembimbingan kemasyarakatan.

Sebagai tindak lanjut, Bapas Kelas I Surakarta akan terus mengoptimalkan publikasi konten yang positif, informatif, dan edukatif mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Tim Pokja Komunikasi Publik juga dijadwalkan melaksanakan kunjungan dan peliputan lanjutan ke Griya Abhipraya Tanon dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Sragen pada Jumat (23/10). Kegiatan tersebut bertujuan mendokumentasikan program pemberdayaan klien pemasyarakatan sekaligus memperlihatkan sinergi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Melalui kegiatan peliputan dan publikasi ini, Bapas Kelas I Surakarta diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat. Publikasi yang transparan dan informatif menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan berbagai program pembimbingan serta pemberdayaan klien pemasyarakatan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan Pemasyarakatan diharapkan terus meningkat

Optimalkan Pelayanan di Tengah WFA, Bapas Surakarta Pastikan Semua Berjalan Kondusif dan Lancar


 SURAKARTA, 23 Oktober 2026 — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi. Meskipun saat ini menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA), seluruh jajaran pegawai tetap aktif serta disiplin dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda kegiatan harian yang telah ditetapkan.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi serta doa bersama guna memohon kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan harian. Agenda awal ini diikuti secara langsung oleh staf yang mendapat giliran piket di kantor guna memastikan kesiapan operasional instansi. Selain pegawai internal, pelaksanaan apel ini juga diikuti oleh para peserta program MagangHub serta mahasiswa magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Slamet Riyadi (Unisri).

Selain aktivitas internal pegawai, Bapas Surakarta juga tetap membuka layanan langsung bagi masyarakat dan jajaran pemasyarakatan. Sejumlah klien pemasyarakatan tampak hadir di kantor untuk memenuhi kewajiban Wajib Lapor (absen rutin) sesuai dengan jadwal pembimbingan. Seluruh proses pelayanan, baik absensi klien maupun bimbingan teknis, berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, kondusif, dan lancar.

Rangkaian agenda harian tersebut kemudian ditutup secara resmi melalui pelaksanaan apel sore dan doa bersama di akhir jam kerja. Kegiatan penutup ini dimanfaatkan sebagai sarana konsolidasi serta evaluasi singkat atas seluruh aktivitas pelayanan yang telah terlaksana sepanjang hari. Melalui pelaksanaan agenda yang terstruktur ini, Bapas Surakarta menegaskan kesiapannya untuk terus menghadirkan pelayanan prima dalam kondisi dan dinamika kerja apa pun.

PK Bapas Surakarta Ikuti Pendampingan bagi Pendamping Layanan AMPK


 Surakarta -  Bertempat di Sidomukti 1 Ballroom, The Royal Surakarta Heritage, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas dengan tema "Pendampingan bagi Pendamping Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus", Kamis (23/10).  Bapas Kelas I Surakarta sebagai salah satu penyedia layanan anak yang memerlukan perlindungan khusus turut diundang dan hadir dalam acara tersebut. 

Acara dibuka oleh Kepala DP3AP2KB Kota Surakarta yang diwakili oleh Sekretaris DP3AP2KB Diah Saraswati. Acara kemudian langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi.

Pembicara pertama Ibu Febriana, dari DP3AP2KB Jawa Tengah. Beliau memaparkan beberapa layanan yang telah diberikan terhadap Anak yang memerlukan perlindungan Khusus di lingkup Pemerintah Daerah Jawa Tengah.

Pemateri selanjutnya, Ibu Della Belinda dan Ibu Vivi yang merupakan Psikolog dari UPTDPPA Jawa Tengah, menyampaikan materi terkait penanganan berkelanjutan bagi Anak. Beliau menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pemulihan Anak serta pentingnya pemulihan bagi Anak korban kekerasan. Kita tidak boleh hanya memenuhi aspek administratif saja karena ada Anak yang harus dipulihkan seperti sebelum menjadi korban.

Pemateri terakhir, Ibu Hotmalius S., menyampaikan pandangan hukum bagi Anak korban kekerasan. Beliau juga mengajak semua pihak untuk menjadi aktif dalam upaya mencagah dan menangani kekerasan terhadap Anak.

Acara diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dalam penanganan dan urgensi penanganan kekerasan pada Anak bagi semua stakeholder dalam acara tersebut.

Perkuat Sinergi Kehumasan, Tim Humas Ditjenpas Kunjungi Bapas Surakarta


 Surakarta, 22 Oktober 2026 – Penguatan komunikasi publik dan kualitas pemberitaan menjadi salah satu fokus dalam kunjungan Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta, Kamis (22/10). Kunjungan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini diikuti oleh empat orang anggota Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan diisi dengan diskusi serta pertukaran wawasan seputar pengelolaan kehumasan. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat publikasi kelembagaan, meningkatkan kualitas konten, serta mengoptimalkan penyampaian informasi mengenai pelaksanaan tugas dan layanan pemasyarakatan kepada masyarakat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan komunikatif, sehingga diskusi dapat berjalan secara terbuka tanpa mengurangi bobot pembahasan. Topik yang dibahas meliputi pengelolaan publikasi konten, penyusunan berita, serta strategi penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui perbincangan tersebut, kedua pihak saling berbagi pengalaman dan pandangan mengenai pengelolaan komunikasi publik yang efektif.

Selain berdiskusi, Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga melaksanakan peliputan di lingkungan Bapas Kelas I Surakarta. Peliputan ini menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan aktivitas dan layanan pemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Bapas Surakarta. Hasil peliputan diharapkan dapat mendukung penyebarluasan informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Bapas kepada masyarakat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Bapas Kelas I Surakarta semakin kuat. Pertukaran wawasan yang berlangsung diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas publikasi dan pemberitaan kelembagaan. Dengan demikian, informasi mengenai program, kegiatan, serta layanan pemasyarakatan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas, akurat, dan mudah dipahami.